Warning: Illegal string offset 'media_type' in /opt/lampp/htdocs/wp-content/plugins/post-custom-templates-lite/include/classes/otw_pctl_dispatcher.class.php on line 152

Warning: Cannot assign an empty string to a string offset in /opt/lampp/htdocs/wp-content/plugins/post-custom-templates-lite/include/classes/otw_pctl_dispatcher.class.php on line 152
Perawatan Luka di Rumah » RS Tk.II dr. Soepraoen

RS Tk.II dr. Soepraoen

Perawatan Luka di Rumah

Categories :Kesehatan

PERAWATAN LUKA

Perawatan luka adalah suatu tindakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah supaya tidak terjadi infeksi pada luka.

Apa penyebab infeksi?

  • Luka terbuka dan kotor
  • Adanya benda asing atau jaringan yang sudah mati di dalam luka
  • Daya tahan tubuh menurun
  • Gizi buruk
  • Mobilisasi terbatas atau kurang gerak

Sebagian luka gores atau lecet seperti luka di lutut, dapat diobati dengan mudah di rumah. Beberapa perawatan yang dapat Anda lakukan jika mengalami luka di lutut, di antaranya:

  • Bersihkan luka
    Sebelum membersihkan luka, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencuci tangan dengan sabun dan air. Kemudian, bilas atau bersihkan luka di lutut dengan air dingin untuk menghilangkan kotoran atau serpihan (bisa saja debu, pasir, atau lainnya). Gunakan sabun yang lembut untuk membersihkan luka. Anda tidak perlu menggunakan larutan pembersih luka yang lebih kuat, seperti hidrogen peroksida, yodium, atau alkohol untuk mengobati luka kecil dan goresan, karena justru dapat mengiritasi luka dan membuat luka semakin nyeri. Bersihkanlah luka secara menyeluruh lalu tutupi dengan kasa steril atau plester.
  • Hentikan perdarahan
    Hentikan perdarahan pada luka di lutut sebelum menggunakan plester atau kain kasa pada luka Anda. Tekan luka dan gunakan perban, handuk, atau sapu tangan yang bersih selama beberapa menit untuk menyerap darah Anda. Jika Anda menderita penyakit tertentu seperti hemofilia, gangguan pembekuan darah, atau mengonsumsi obat-obatan pengencer darah sehingga darah sulit berhenti maka Anda perlu segera ke dokter atau rumah sakit terdekat jika terjadi luka.
  • Minum obat penghilang rasa sakit
    Jika luka tersebut terasa menyakitkan selama beberapa hari, Anda dapat meminum obat penghilang rasa sakit yang dijual tanpa resep dokter, seperti paracetamol atau ibuprofen.
  • Oleskan antibiotik
    Oleskan tipis krim atau salep antibiotik, seperti bacitracin, neosporin atau polisporin untuk membantu menjaga permukaan tetap lembap. Produk ini tidak membuat luka sembuh lebih cepat, tapi dapat mencegah infeksi bakteri dan membantu proses penyembuhan alami tubuh. Bahan tertentu dalam beberapa salep atau krim dapat menyebabkan ruam ringan pada sebagian orang, segera hentikan pemakaian salep atau krim bila muncul ruam.
  • Tutupi luka
    Anda dapat menutupi luka di lutut dengan menggunakan perban yang membantu menjaga agar luka tetap bersih dan mencegah infeksi bakteri yang berbahaya. Ganti perban satu atau dua kali sehari, atau saat perban telah menjadi basah dan kotor.

Luka di lutut akan membentuk koreng dan sembuh dalam beberapa hari. Koreng tersebut membantu melindungi luka dari kotoran dan kuman, sementara kulit baru tumbuh di bawahnya. Setelah luka ditutupi koreng, mungkin Anda tidak membutuhkan perban lagi. Kendati luka di lutut yang telah membentuk koreng akan terasa gatal, Anda disarankan tidak menggaruk atau mencungkil koreng tersebut. Koreng akan lepas sendiri tanpa bantuan Anda, dan menunjukkan kulit baru di bawahnya. Penderita penyakit tertentu seperti diabetes atau malnutrisi kemungkinan akan mengalami proses penyembuhan luka yang lebih lama dan luka lebih berisiko terinfeksi. Jika Anda menderita penyakit tertentu dan mengalami luka, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.